Pesantren di Sukabumi Jadi Pionir Gerakan Kemandirian Pangan

Pesantren di Sukabumi Jadi Pionir Gerakan Kemandirian Pangan

News, Uncategorized

SUKABUMI — Pondok Pesantren (Ponpes) kini bisa menjadi pionir gerakan kemandirian pangan. Salah satunya ditunjukan Ponpes Dzikir Al Fath, Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi.

Di dalam pesantren tersebut digiatkan sejumlah kegiatan pertanian dan budidaya ikan lele serta ternak domba dan ayam. Pesantren ini pun mendapatkan penghargaan dari Pemprov Jabar pada 2012 lalu sebagai ‘Pemangku Ketahanan Pangan Jabar’.

‘’Umat Islam harus memberikan perhatian khusus pada bidang pertanian,’’ ujar Pimpinan Ponpes Dzikir Al Fath, M Fajar  Laksana, Jumat (25/1).

Terlebih, Indonesia khususnya Jabar merupakan daerah subur sehingga cocok untuk kegiatan pertanian.

Ditambahkan Fajar, kegiatan pertanian harus digiatkan untuk terciptanya kemandirian pangan. Sehingga ke depan Indonesia tidak perlu mengimpor beras dari negara lain.

Fajar mengatakan,  para santri di pesantren dibiasakan untuk berkecimpung dalam bidang pertanian. Sehingga ketika lepas dari pesantren, mereka dapat mempunyai perhatian lebih untukmengembangkan pertanian.

BSM Peduli Pesantren

BSM Peduli Pesantren

News, Uncategorized

SUKABUMI – Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Sukabumi memberikan bantuan sebesar Rp100 juta, untuk program pembangunan MCK dan pengadaaan ternak domba kepada pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi (4/1).

Marketing BSM Cabang Sukabumi Dianastha mengatakan, pemberian bantuan untuk pembangunan MCK di lingkungan pesantren serta pengadaan sekitar 50 ekor domba yang diberikan, merupakan salah satu wujud nyata kepedulian BSM kepada salah satu nasabahnya.
Bantuan yang berasal dari Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) BSM tersebut diserahkan langsung Kepala Cabang (Kacab) BSM Cabang sukabumi Tatang Muliawan yang didampingi Manager Marketing BSM Cabang Sukabumi Dian Nurrahman kepada Pimpinan Pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi Ustadz Fajar Laksana.

“Pesantren Dzikir Al-Fath ini merupakan salah satu nasabah kita, dan pesantren ini juga merupakan salah satu pesantren terbaik di Sukabumi jadi tidak ada salahnya kalau kita memberikan bantuan kepada anak-anak pesantren ini,”tutur Marketing BSM Cabang Sukabumi Dianastha kepada Radar Sukabumi.

Menurutnya pengadaaan program pembangunan MCK ini, selain bentuk kepedulian BSM terhadap dunia pendidikan sekaligus bentuk kepedulian mereka terhadap kebersihan di lingkungan pesantren.
Sementara untuk program pengadaan ternak domba, lanjut Dianastha, program ini bertujuan untuk membantu pengadaan hewan ternak. Sehingga hewan tersebut bisa untuk dijual oleh para murid-murid di pesantren tersebut dan hasilnya bisa untuk dipakai biaya kuliahnya nanti.

“Kita sengaja memberikan hewan ternak ini, soalnya kalau domba kan nanti bisa terus-terusan beranak nah dari hasil ternak ini bisa mereka jual untuk biaya kuliah nanti,”terangnya.
Melalui program bantuan dari Laznas BSM, pihaknya berharap ikut menunjang program pendidikan bagi mereka yang berprestasi khususnya Sukabumi.
“Yah saya berharap semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga disini,”tuturnya. (cr8)

sumber: http://radarsukabumi.com/?p=45954