Pasim gelar Halal bi halal

News
Sambutan Ketua STIE Pasim

SUKABUMI, STIEPASIM.AC.ID – Keluarga besar PASIM Sukabumi menggalar Halal bi Halal di Masjid Al-Buchari yang notabennya masjid ini masih dalam proses pembangunan, (22/07). Selain silaturahmi, acara ini digelar untuk mendongkrak kinerja dan ketakwaan Dosen, guru dan karyawan di lingkup Komplek Pendidikan Pasim.

“Jadikan Halal bi Halal Lebaran tahun ini sebagai momentum untuk memperbarui niat, memperbarui kinerja. Semua pihak di Lembaga Pendidikan Pasim pada umumnya, harus memiliki kinerja dan determinasi yang

Penerimaan Nasi Tumpeng dari ibu Wati Puwaningrum,Se selaku Ketua Yayasan Pasim

lebih baik setelah ini,” ungkap Direktur Program Yayasan Pasim, Rinalwan Buchari, M.BA. Selain pimpinan Pasim, acara ini juga dihadiri oleh Ketua TK Pasim Ar-ryyan, SD Islam Tecnologi Pasim, SMK Pasim Plus dan STIE Pasim Sukabumi yakni bpk. Reka. Masing-masing menyampaikan
sambutan dan laporan kegiatan dan kinerja dilembaga yang dipimpin, dimana ada banyak yang harus diperbaiki guna untuk meningkatkan kualitas pendiidkan di Sukabumi, c
cara ditutup ditutup dengan bersalaman dan makan bersama. (admin/gus)

Program Unggulan

Program Unggulan

Akademik, Kegiatan, News, Uncategorized

STIE PASIM Sukabumi adalah satu-satunya PTS yang bekerja sama dalam Sertifikasi Internasional Program Double Degree, yang bekerjasama dengan Microsoft, Autodesk, Adobe. 1 tahun kuliah anda bisa mendapatkan Sertifikat Internasional dari Microsoft, Autodesk, Adobe, ATA dan mendapatkan gelar : 1. Microsoft Office Specialist (MOS) 2. Microsoft Technology Associate (MTA) 3. (MOE) 4. (MOM)

*dapat digunakan untuk bekerja di perusahaan asing dan diluar negeri.

Soegeng Sarjadi Syndicate – Dr Fajar Laksana Sebagai tokoh masyarakat kota Sukabumi

Soegeng Sarjadi Syndicate – Dr Fajar Laksana Sebagai tokoh masyarakat kota Sukabumi

News, Uncategorized

Jakarta,
Pembangunan jalan tol ciawi sukabumi sudah menjadi banyak perbincangan karena alot nya proyek yang dikerjakan alasan pun banyak bermunculan seperti susah nya pembebasan lahan,Permasalahan yang muncul adalah infrasruktur  dan fasilitas akses ke kota sukabumi menjadi sangat susah, dengan di jalankan kembali kereta api jalur Sukabumi – Bogor merupakan salah satu tindakan dalam rangka pembangunan daerah, tapi akses jalan raya sangat sulit dengan segala bentuk kemacetan yang terjadi, apakah akan ada pemecahan masalah atau ide yang akan muncul dalam dialog ini ? jawaban nya anda bisa saksikan dalam video dialog interaktif dalam acara soegeng sarjadi syndicate yang disiarkan di TVRI Nasional dengan pembicara Walikota Sukabumi M. Muraza,SH.,MH, Anggota DPR RI Ir. Yudi Widiana Adia , Pengamat Ekonomi Dr. Ichsanudin Noorsy, Ir Bambag Eko H selaku BPJT Kemen PU, dan pimpinan pesantren Dzikir Al-Fath STIE – STMIK PASIM SUKABUMI, DR. Fajar Laksana sebagai perwakilan tokoh masyarakat sukabumi.
untuk lebih jelas simak video di bawah !

Beasiswa SATRIA KSB

Beasiswa SATRIA KSB

News, Uncategorized

1. Pentingnya Beasiswa SATRIA KSB
a. Kuliah, Pesantren, Latihan Kerja bebas biaya ditanggung oleh Pesantren, meliputi: kuliah, makan, Asrama, Pesantren, semua ditanggung oleh Pesantren dengan ikatan dinas.
b. Dicetak menjadi Sarjana, Ulama dan Wirausaha.
c. Lulus jadi Sarjana bisa ditempatkan bekerja di perusahaan yang dimiliki Pesantren setelah lulus seleksi.
d. Tempat Pesantren dan Perguruan Tinggi STMIK PASIM terakreditasi BAN PT.
e. Bagi yang berperestasi lulus Tahap awal D3 Komputer, bisa melanjutkan S1 (S. Kom) bisa double degree kuliah di STIE Pasim mendapatkan
gelar Sarjana Ekonomi.
f. Pendidikan dan pembinaan 24 jam di asramakan.
g. Pembinaan akhlak mahasantri dengan metode Dzikir untuk mencetak Sarjana, Ulama, Wirausaha yang berakhlakul karimah.
2. Persyaratan Beasiswa SATRIA KSB
a. Maksimal lulusan SMA tahun 2012.
b. Mahasantri dari keluarga tidak mampu, atau yatim piatu.
c. Membawa Surat Keterangan tidak mampu dan kelakuan baik dari Kepala Sekolah dan Kepolisian.
d. Beragama islam, berakhlak baik, dan bisa Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ).
e. Tidak merokok, tidak mengkonsumsi narkoba, tidak bertato, bagi laki-laki tidak ada tindik beranting, rambut rapi sopan.
f. Tidak mantan perokok, minuman keras, narkoba, serta tidak pernah berurusan dengan Kepolisian.
h. Siap dididik di asrama, bersedia ditempatkan tugas untuk bekerja di Perusahaan Pesantren atau Perusahaan Mitra Pesantren dan siap kuliah tahap awal program D3 Komputer dan Pendidikan Pesantren.
i. Mentaati semua peraturan Program Beasiswa SATRIA KSB dengan
j. membuat perjanjian (Mou) yang ditandatangani oleh Orang Tua (Wali Santri) dan Mahasantri.
k. Setelah lulus program, harus mengabdi selama 1 tahun bekerja di Perusahaan Pesantren atau Perusahaan Mitra Pesantren untuk persiapan kerja.
l. Menyerahkan Foto copy Ijazah/STK STTB legalisir 1 lembar.
– Stempel legalisir asli.
– Tanda tangan Kepala Sekolah asli.
– Stempel Sekolah.
m. Foto Copy KTP.
n. Foto Copy Kartu Keluarga (KK)
o. Foto berwarna 3X4 dan 4X6 (3 lembar)

Sukabumi Go Green

Sukabumi Go Green

News, Uncategorized

 

Sukabumi, 22 Agustus 2013 

“Dayeuh Endah Rahayat Betah”
Itulah slogan/Moto yang di usung oleh komunitas Sukabumi go green yang akan di resmikan di lapangan merdeka kota sukabumi oleh wali kota sukabumi H.M Muraz, SH.,MM dimana ketua Sukabumi Go Green adalah bapak Ir. Bagus Pekik yang bekerja sama dengan Pesantren Dzikir Alfath sebagai Bank tanaman  pemimpin  Bapak DR. Mohamad fajar Laksana, SE.,CQM.,MM..
Acara ini di hadiri oleh beberapa tokoh Masyarakat,IPSI, BTC,  TNI, Polri, Mahasiswa STIE – STMIK PASIM Sukabumi, dan lain – lain.

Acara peresmian ini menampilkan kesenian berupa kesenian pencak silat dan atraksi “Maen Boles ( Bola Leungen Seuneu)” dan permainan “Ngagotong Lisung” .

Acara Puncak yaitu Peresmian Sukabumi Go Green oleh Wali Kota Sukabumi bapakH. M. Muraz, SH.,MM
dan dilanjutkan dengan upacara secara simbolis penanaman Pohon, dan di lanjutkan dengan penanaman beberapa pohon sekitar area lapang merdeka kota sukabumi, yang masing – masing di tanam di antaranya, Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, dan beberapa instansi lainnya.

[catablog_gallery id=”924″ template=”gallery”]

Pesantren di Sukabumi Jadi Pionir Gerakan Kemandirian Pangan

Pesantren di Sukabumi Jadi Pionir Gerakan Kemandirian Pangan

News, Uncategorized

SUKABUMI — Pondok Pesantren (Ponpes) kini bisa menjadi pionir gerakan kemandirian pangan. Salah satunya ditunjukan Ponpes Dzikir Al Fath, Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi.

Di dalam pesantren tersebut digiatkan sejumlah kegiatan pertanian dan budidaya ikan lele serta ternak domba dan ayam. Pesantren ini pun mendapatkan penghargaan dari Pemprov Jabar pada 2012 lalu sebagai ‘Pemangku Ketahanan Pangan Jabar’.

‘’Umat Islam harus memberikan perhatian khusus pada bidang pertanian,’’ ujar Pimpinan Ponpes Dzikir Al Fath, M Fajar  Laksana, Jumat (25/1).

Terlebih, Indonesia khususnya Jabar merupakan daerah subur sehingga cocok untuk kegiatan pertanian.

Ditambahkan Fajar, kegiatan pertanian harus digiatkan untuk terciptanya kemandirian pangan. Sehingga ke depan Indonesia tidak perlu mengimpor beras dari negara lain.

Fajar mengatakan,  para santri di pesantren dibiasakan untuk berkecimpung dalam bidang pertanian. Sehingga ketika lepas dari pesantren, mereka dapat mempunyai perhatian lebih untukmengembangkan pertanian.

BSM Peduli Pesantren

BSM Peduli Pesantren

News, Uncategorized

SUKABUMI – Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Sukabumi memberikan bantuan sebesar Rp100 juta, untuk program pembangunan MCK dan pengadaaan ternak domba kepada pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi (4/1).

Marketing BSM Cabang Sukabumi Dianastha mengatakan, pemberian bantuan untuk pembangunan MCK di lingkungan pesantren serta pengadaan sekitar 50 ekor domba yang diberikan, merupakan salah satu wujud nyata kepedulian BSM kepada salah satu nasabahnya.
Bantuan yang berasal dari Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) BSM tersebut diserahkan langsung Kepala Cabang (Kacab) BSM Cabang sukabumi Tatang Muliawan yang didampingi Manager Marketing BSM Cabang Sukabumi Dian Nurrahman kepada Pimpinan Pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi Ustadz Fajar Laksana.

“Pesantren Dzikir Al-Fath ini merupakan salah satu nasabah kita, dan pesantren ini juga merupakan salah satu pesantren terbaik di Sukabumi jadi tidak ada salahnya kalau kita memberikan bantuan kepada anak-anak pesantren ini,”tutur Marketing BSM Cabang Sukabumi Dianastha kepada Radar Sukabumi.

Menurutnya pengadaaan program pembangunan MCK ini, selain bentuk kepedulian BSM terhadap dunia pendidikan sekaligus bentuk kepedulian mereka terhadap kebersihan di lingkungan pesantren.
Sementara untuk program pengadaan ternak domba, lanjut Dianastha, program ini bertujuan untuk membantu pengadaan hewan ternak. Sehingga hewan tersebut bisa untuk dijual oleh para murid-murid di pesantren tersebut dan hasilnya bisa untuk dipakai biaya kuliahnya nanti.

“Kita sengaja memberikan hewan ternak ini, soalnya kalau domba kan nanti bisa terus-terusan beranak nah dari hasil ternak ini bisa mereka jual untuk biaya kuliah nanti,”terangnya.
Melalui program bantuan dari Laznas BSM, pihaknya berharap ikut menunjang program pendidikan bagi mereka yang berprestasi khususnya Sukabumi.
“Yah saya berharap semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga disini,”tuturnya. (cr8)

sumber: http://radarsukabumi.com/?p=45954

Bapak Walikota Diminta Jadi Dosen

Bapak Walikota Diminta Jadi Dosen

News, Uncategorized

CIKOLE-Dalam acara peresmian gedung baru Sekolah Tingggi Ilmu Ekonomi (STIE) serta Sekolah Tinggi Menejemen Ilmu Komunikasi (STMIK) Pasim Sukabumi, kemarin. Pimpinan Pesantren Al-Fath yang juga pimpinan Yayasan PASIM Sukabumi, Fajar Laksana meminta Walikota Sukabumi Muslikh Abdussyukur sebagai dosen di Kampus STIE dan STMIK PASIM.

Menurutnya, permintaan tersebut sebagai langkah awal sebelum didahului kampus lain yang juga mengiginnkan Muslikh Abdussyukur sebagai dosen.”Langkah ini kami ambil karena belum lama lagi masa jabatan yang disandangnya akan segera berakhir,”kata Fajar Laksana dalam sambutannya.

Fajar berharap permintaan ini dapat direspon dengan baik, sebab, dengan menjadikannya Muslikh Abdussyukur sebagai dosen di STIE dan STMIK PASIM, ini akan memberikan pengajaran yang berbeda kepada para mahasiswanya.”Kecerdasannya dalam memimpin Kota Sukabumi hingga dua periode merupakan pengalaman yang berharga. Jadi kami manfaatkan saja moment ini,” ujarnya.

Sementara itu, merespon keinginan Pimpinan PASIM tersebut, Musklih Abdussyukur hanya menebarkan senyum kepada para tamu undangan dan mahasiswa yang hadir dalam acara peresmian gedung yang diresmikannya itu.

Dalam sambutannya, Musklih belum menyanggupi apalagi menampik permintaan tersebut. Ia hanya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan PASIM yang sudah ikut menjalankan visi-misi Kota Sukabumi sebagai Kota yang Sehat, Cerdas dan Sejahtera sejalan dengan Iman dan Takwa.

Ia pun berharap dengan adanya pembangunan gedung baru ini, mutu pendidikan Kota Sukabumi semakin membaik serta dapat meningkatkan tingkat lama sekolah yang lebih lama lagi.”Kota Sukabumi harus menjalani lama sekolah hingga 17 tahun dan bukan 12 tahun lagi. Sebab, dengan dibangunnya kampus-kampus ini dapat menunjang proses belajar yang lebih lama lagi,” terangnya.

Dalam acara peresmian gedung baru STIE dan STMIK yang beralamat di Jalan R A Kosasih Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, juga dihadiri Ketua BAZ Kabupaten Sukabumi, Mustofa Kamal serta unsur pimpinan Bank Syariah Mandiri (BSM) Sukabumi yang ikut bekerja sama dengan Yayasan PASIM. Acara peresmian berakhir dengan pemotongan tumpeng oleh Walikota Sukabumi.

 

Short URL: http://radarsukabumi.com/?p=34528

Pelantikan Pengurus PWI Perwakilan Kota Sukabumi Periode 2012-2015

Pelantikan Pengurus PWI Perwakilan Kota Sukabumi Periode 2012-2015

News, Uncategorized

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kota Sukabumi periode tahun 2012-2015, secara resmi dilantik oleh Ketua PWI Cabang Jawa Barat, Drs. H. Mirza Zulhadi, M.M., tepatnya pada hari Selasa, 16 Oktober 2012, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. Adapun Pengurus PWI Perwakilan Kota Sukabumi tersebut, antara lain, Ketua, Drs. Ahmad Rayadi, Wakil Ketua, Issamsi, S.H., Sekretaris, Gunawan Yusuf, Wakil Sekretaris, Anggun Gumelar, Bendahara, A. Salimi, Wakil Bendahara, A. Hanif Nasution, Seksi Organisasi, Arief Avenk, Seksi Advokasi Wartawan, M. Satiri, Seksi Kesejahteraan, Ida Muzdalifah, dan 5 orang anggota.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi, unsur Forum Pimpinan Daerah Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, Doktor Dudi Sudradjat Abdurachim, M.T., Kepala Kantor PDE, Arsip Daerah dan Humas Kota Sukabumi, Diar Ruswidjanarko, ATD., M.Eng.M., dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di lingkungan Pemerintah Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta para Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Ormas, OKP, Mahasiswa, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Cabang Jawa Barat, Drs. H. Mirza Zulhadi, M.M., mengucapkan selamat kepada Pengurus PWI Perwakilan Kota Sukabumi tersebut, seraya mengharapkan, agar senantiasa berupaya optimal menjalan tugas dan fungsi kewartawanan dengan baik, disertai tanggung jawab dan kode etik kewartawanan, serta peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara Ketua PWI Perwakilan Kota Sukabumi, Drs. Ahmad Rayadi, dalam sambutannya memohon doa restu dan dukungan kepada semua pihak, baik jajaran pemerintahan maupun warga masyarakat, agar Pengurus dan Anggota PWI Perwakilan Kota Sukabumi, dapat menjalan tugas dan fungsi dengan baik, sesuai dengan harapan semua pihak.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PWI Perwakilan Kota Sukabumi, Drs. Ahmad Rayadi, menyerahkan cindera mata kepada salah seorang Tokoh Wartawan Sukabumi, H. Dani Sunarya Wiria, sebagai salah satu bentuk nyata penghargaan, atas dedikasinya dalam memajukan dunia kewartawan, khususnya di Sukabumi, serta santunan kepada Yayasan Yatim Piatu Umi Kulsum, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Ketua STIE PASIM Kota Sukabumi sekaligus sebagai Direktur PASIM Sukabumi, Doktor Fajar Laksana, S.E., CQM., M.M., menyerahkan beasiswa kepada 4 orang Calon Anggota PWI Perwakilan Kota Sukabumi, secara simbolis diwakili oleh Aria Gumelar.

Usai acara pelantikan, dilajutkan acara diskusi publik, dengan mengambil topik Penguatan Peranan Dewan Pers Dalam Menyelesaikan Sengketa Masyarakat Dengan Media Massa. Adapun yang bertindak selaku nara sumber, salah seorang Anggota Dewan Pers, Muhammad Rdlo Eisy, dan moderator, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Cabang Jawa Barat, Uyun Achadiyat.

http://www.sukabumikota.go.id/detailberita.asp?id=PENGURUS%20PWI%20PERWAKILAN%20KOTA%20SUKABUMI%20PERIODE%20TAHUN%202012-2015

PENGHARGAAN UNTUK KETUA STIE PASIM KOTA SUKABUMI

PENGHARGAAN UNTUK KETUA STIE PASIM KOTA SUKABUMI

News, Uncategorized

Ketua STIE PASIM  Kota Sukabumi, sekaligus sebagai Direktur PASIM Sukabumi, Doktor Fajar Laksana, S.E., CQM., M.M., dan salah seorang petani dari Kota Sukabumi, beserta para Pembina, petugas, petani, kelompok tani, dan kelompok masyarakat yang berprestasi dalam pembangunan Ketahanan Pangan dan Agribisnis di Jawa Barat pada tahun 2011, mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Barat (Jabar), Doktor H. Ahmad Heryawan, Lc.

Penghargaan tersebut, diserahkan pada Upacara Puncak Hari Pangan se Dunia ke-32 Tingkat Provinsi Jawa Barat, tepatnya pada hari Jumat, 12 Oktober 2012, bertempat di Halaman Gedung Sate, yang dilanjutkan dengan acara Gerakan Minum Susu oleh siswa SD di sekitar Gedung Sate, Sosialisasi Divesifikasi Konsumsi Pangan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, dan Gerakan Makanan Tradisional oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Jawa Barat produk Dalam Negeri.

Ketua STIE PASIM Kota Sukabumi, Doktor Fajar Laksana, S.E., CQM., M.M., saat dikofirmasi RSPD FM Kota Sukabumi, Situs Resmi Pemerintah Daerah Kota Sukabumi dan Majalah Bulanan Berita Kota Sukabumi mengatakan, pihaknya merasa bangga mendapat penghargaan tersebut. Karena hasil jerih payahnya dalam bidang pembangunan pertanian yang dilaksanakannya selama ini, mendapat apresiasi sekaligus dihargai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Adapun pembangunan pertanian yang dilaksanakan dan dikembangkan oleh Doktor Fajar Laksana, S.E., CQM., M.M., khususnya di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, yakni program kemandirian pangan terpadu, atau tidak makan dengan membeli, tapi dengan menanam, melalui penggabungan konsep pembangunan pertanian terpadu dengan pendidikan.